The 4th International Conference on Tropical Silviculture (ICTS 2023) merupakan konferensi internasional di bidang silvikultur tropis serta hutan dan lingkungan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali oleh Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University.  ICTS tahun 2023 ini mengusung tema yang menarik yaitu “Bridging Silviculture Knowledge and Practices to Foster the Achievement of SDGs and FOLU NET SINK 2030.”

Konferensi ini diselenggarakan atas dasar kepedulian terhadap kebutuhan penelitian lebih lanjut, berbagi, dan diseminasi laporan penelitian tentang ilmu silvikultur, inovasi, dan teknologi di kalangan pihak yang berkepentingan untuk mendorong pencapaian SDGs dan target FOLU NET SINK 2020. Diharapkan konferensi ini dapat memperkuat dan meningkatkan peran ahli silvikultur Indonesia dan global untuk menginspirasi  pengembangan penelitian, inovasi, dan praktik silvikultur tidak hanya di daerah tropis tetapi juga di seluruh dunia. Berdasarkan hal itu ICTS yang ke-4 ini bertujuan untuk menyatukan peneliti di seluruh dunia yang bekerja pada ilmu silvikultur, inovasi, dan teknologi untuk bertukar hasil dan ide yang sejalan dengan filosofi IPB University yaitu, Inspiring Innovation with Integrity in Agriculture, Ocean and Biosciences for a Sustainable World. ICTS ke 4 ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB University, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr.

Ketua Panitia ICTS 2023, Dr. Ati Dwi Nurhayati menyampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta dari kalangan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi dari Indonesia, Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Malaysia, dan Korea Selatan. Dalam konferensi ini keynote speaker, invited speaker, serta pemakalah umum dan mahasiswa berbagi mengenai penelitian, inovasi, dan pengalaman mereka dalam 8 topik yaitu  Biodiversity, Forest fire & climate change, Agroforestry & forest plantation, Ecosystem services, Non-timber forest product, Un-even aged silviculture, Forest biomass energy and Forest degradation & rehabilitation.  Hasil dari kegiatan ini akan dipublikasikan tidak hanya dalam Jurnal internasional yang terindeks Scopus, yaitu: IOP Conference Series: Earth & Environmental Science, dan Jurnal Manajemen Hutan Tropika (JMHT); tetapi juga dalam jurnal nasional terakreditasi Sinta, yaitu Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL), dan Buletin Kebun Raya (BKR).

Dalam konferensi ini, lima keynote speaker mempresentasikan karya dan pengalaman mereka dalam pengelolaan hutan dan lingkungan, yaitu: Dr. Agus Justianto (PLT Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia), Prof. Mark A. Cochrane (University of Maryland Center for Environmental / UMCES, USA), Prof. Hiromi Mizunaga (Shizouka University, Jepang), Assoc. Prof. Mohamad Azani Alias (UPM, Malaysia), dan Mr. Kim Hyoung Gyun (Project Manager KIFC Korea).  Selain itu terdapat  9 invited speakers dari Indonesia (Prof. Bambang Hero Saharjo, Prof (Ris). Haruni Krisnawati, Dr. Supriyanto, Prof. Prijanto Pamoengkas, Prof. Ulfah Juniarti Siregar, M Abdul Razaq, Prof. Nurheni Wijayanto, Dr. Laura Graham, dan Prof. Cecep Kusmana), serta satu pembicara dari Jerman (Prof. Ralph Mitlöhner, Jerman), yang melengkapi 116 pemakalah dan poster.

Konferensi ini juga mengadakan kompetisi OSPA (Outstanding Student Presentation Award) yang melombakan karya mahasiswa dalam bentuk esai singkat atau poster. Keluar sebagai pemenang dalam kompetisi Ospa ini adalah Salsa Fauziah Adni, mahasiswi semester 7 untuk kategori esai singkat, dan Raina Fatharani Nugraha, mahasiswi semester 5 untuk kategori poster. Keduanya adalah mahasiswi Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB.

Panitia mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang mendukung pelaksanaan ICTS ini, yaitu: Direktorat Program Internasional IPB University; Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi; Regional Fire Management Resource Centre – South East Asia (RFMRC-SEA); Universiti Putra Malaysia (UPM); University of Maryland Center for Environmental Studies (UMCES); dan Universitas Göttingen, Jerman. Kami juga sangat mengapresiasi dukungan berharga yang diberikan oleh para sponsor, yaitu: Korea-Indonesia Forest Cooperation Center (KIFCC), Rinjani Parahita Nusantara (RPN), PT. Bukit Asam Tbk,  Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Cakrawala Tri Insantama (CTI), PT Mohairson Pawan Khatulistiwa, Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University (HAE IPB) dan IPB Press.

Konferensi ini diharapkan akan mampu menjawab berbagai isu silvikultur, kehutanan, dan lingkungan, serta memunculkan strategi yang dapat dieksekusi.  Diharapkan, acara ini akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar kepada komunitas ilmiah yang terlibat dalam silvikultur dan kehutanan.