Departemen Silvikultur Gelar Capacity Building dan FGD untuk Penguatan Proses Akademik
Cikole, Lembang, Jawa Barat — 1 Agustus 2026. Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB University menyelenggarakan kegiatan Capacity Building, Focus Group Discussion (FGD) Penyempurnaan K2025 Program Studi Sarjana Silvikultur dan Pascasarjana Silvikultur Tropika, serta Evaluasi Proses Akademik Tahun Ajaran 2025/2026 pada 31 Juli–1 Agustus 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan Sari Ater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, ini diikuti oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Departemen Silvikultur. Kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, membangun sinergi, sekaligus melakukan evaluasi dan penyempurnaan proses akademik di lingkungan Departemen Silvikultur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Capacity Building yang dirancang untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan kekompakan sivitas Departemen Silvikultur. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam membangun kerja sama tim, tetapi juga memperkuat hubungan antarpersonel dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab akademik.
Agenda berikutnya dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas penyempurnaan K2025 pada Program Studi Sarjana Silvikultur dan Program Studi Pascasarjana Silvikultur Tropika. Diskusi menjadi ruang bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk memberikan masukan, melakukan evaluasi, serta mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat dalam penyelenggaraan proses pendidikan.
Selain membahas kurikulum, kegiatan juga mencakup evaluasi proses akademik Tahun Ajaran 2025/2026. Evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan akademik secara berkelanjutan.
Memperkuat Sinergi Akademik dan Praktik Pengelolaan Hutan
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga melakukan kunjungan ke Perhutani Jayagiri. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan mengenai pengelolaan sumber daya hutan di lapangan serta memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dengan praktik pengelolaan hutan.
Kegiatan lapangan tersebut juga menjadi sarana untuk memperluas perspektif dan memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan pengelola hutan. Interaksi dan pertukaran pengalaman yang berlangsung diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam pengembangan pendidikan dan keilmuan Silvikultur.
Melalui rangkaian Capacity Building, FGD, evaluasi akademik, dan kunjungan lapangan, Departemen Silvikultur terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai masukan konstruktif bagi penyempurnaan program pendidikan sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh unsur Departemen Silvikultur.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi, Departemen Silvikultur berupaya mewujudkan proses pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan pengelolaan hutan berkelanjutan.